Minggu, 22 Mei 2011

Puisi dari Jaman ke Jaman

Ini kumpulan puisi gue waktu masih cupu-_- masih jadi pujangga gue, haha. Sekarang mah ngekngok, susah mau bikin kayak gitu lagi, beuuuh. Yoooo, cekidot!

ANDAI

Andaikan aku seperti burung camar..
Kan ku ajak kau terbang bersamaku..
Melihat indahnya dunia ciptaan sang kuasa..
Ciptaan yang maha kuasa..

Ku kan terbang tinggi..
Meraih mimpi yang terpendam..
Menggapai bintang yang ku damba..
Berhayal semua kan terjadi..

Mimpi-mimpi indah
Yang selalu mengarungi hidupku
Kekuatan dalam diri ini
Meski hanya sebuah MIMPI


SEPI

Di tengah malam yang sunyi..
Angin membelaiku dengan lembut..
Menangkap kerinduanku pada dirinya..
Dan pergi entah kemana..

Ku temukan ranting sepi dalam hatiku..
Ditemani Sebongkah harapan..
Yang bertajuk rindu pada dirinya..
Menerjang kesunyian hati..

Berharap dia akan kembali..
Membawa segenggam keceriaan..
Yang akan menemaniku selalu..
Dalam suka dan duka..

Oh, betapa rindunya aku padamu..
Yang selalu membawa kehangatan..
Dan selalu menemani setiap langkahku..
Yang selalu menjagaku..
Dari tikaman pertengkaran..


HILANG

Oh bulan terangi ia di gelapnya malam..
Beri dia cahaya cinta penuh harapan
O, mentari hangatkan ia di kedinginan pagi..
Beri dia kehangatan dekapanku..

Katakan sejuta rindu padanya..
Yang kurasa.. tak dapatku pendam lagi..
Lelahku menunggu kehadiranmu
Menunggu dan menunggu selalu

Tuturkata yang manis dan penuh harapan..
Membawaku terbang ke awan..
Hangatnya di setiap hembusan nafasnya..
Membuatku tertidur di pangkuanmu..

Namun kau pergi tingggalkanku..
Meninggalkan sejuta kenangan
Yang telah kita lalui bersama
Bagai mimpi indah yang ku alami

Diriku yang merindukanmu..
Wahai sahabatku yang tercinta..
Inilah akhir dari cerita kita..
Yang kan ku ingat selalu dalam benakku..


MIMPI

Dikala cahaya hati mulai redup
Sang bintang datang terangi hati ini
Malam yang gelap gulita
Kini berubah menjadi malam yang indah
Bagaikan taburan cinta yang kau berikan

Ingin ku miliki bintang itu
Namun terlalu jauh tuk ku gapai
Bagai mimpi yang terindah
Saat ku dapat menggenggam erat tangannya

Namun itu hanyalah mimpi
Mimpi kelabu yang telah usam di makan waktu
Entah kapan mimpi itu kan pancarkan sinarnya
Hanya akan menjadi mimpi
Mimpi yang tertinggal dalam serpihan hatiku


BINTANG
Bagaikan cahaya terangi langkahku
Indahkan hari saat kau tatap indah wajahku
Memberi warna pada hidup ini
Tak kan ku lupa pelangi yang telah satukan kita kini

Rasanya ku melayang tinggi ke angkasa
Saat kau genggam lembut tangan ini
Hati ni berdebar kian terasa
Saat ku tatap mata indah yang hangatkan diri ini

Namu kini bintang tak mau memancarkan cahaya hangatnya..
Kini ku tak dapat merasakan hangatnya pelukanmu
Melewati hari indah bersamamu
Aku yang kan selalu merindukanmu untuk selamanya



Nah itu Puisi-puisi gue yang duluuuuuuuuuuuu... Kalo yang pas gue kelas 8? TETEP cupu.. haha. Tapi ya... 'agak' kerenan lah eaaaa.


BINTANG YANG TELAH REDUP

Bagaikan cahaya terangi langkahku
Indahkan hari saat kau tatap indah wajahku
Memberi warna dalam hari-hariku
Tak kan pernah ku lupa pelangi yang telah menyatukanku

Rasanya ku melayang tinggi ke angkasa
Saat kau genggam lembut tangan ini
Hati ni berdebar kian terasa
Saat ku tatap mata indahmu yang menghangatkan diri ini

Namu kini bintang tak mau memancarkan cahaya indahnya..
Kini ku tak dapat merasakan hangatnya pelukanmu
Melewati hari indah bersamamu
Aku yang kan selalu mencintaimu untuk selamanya


JIWA YANG TELAH PERGI

Tuturkata yang penuh dengan rasa cintanya..
Membuatku bahagia selalu bersamanya..
Hangatnya di setiap hembusan nafasnya..
Membuatku tertidur lelap di pangkuannya..

Matanya yang dapat tenangkan diri ini..
Mampu menggelitik jiwa yang hampa tanpamu..
Belaian jari manisnya.. Membelai lembut tubuh ini..
Selalu ku rindu saat-saat bersamamu..

Namun kau telah pergi tingggalkanku..
Hatiku tak pernah berhenti menjerit mengingatmu..
Kini ku tak dapat merasakan hangatnya pelukanmu..
Merasa hampa dalam setiap detikku

Semoga dirimu disana.. kan baik-baik saja untuk selamanya..
Disini.. aku kan selalu rindukan dirimu..
Merindukan setiap detik-detik indah bersamamu..
Berjanjilah.. jangan penah kau lupakan diriku untuk selamanya..

Kau yang selalu ada dalam hatiku
Wahai kasihku tercinta..
Inilah akhir dari cerita kita..
Yang kan ku ingat selalu dalam benakku


MUKA DUA
(ini puisi yang paling gue sukaa.. sebenernya puisi ini gue buat bareng Yayas, tapi gue edit lagi hehe, Thanks Yas!)


Kau selalu menutupi kebenaran di hatimu
Dengan banyak kebohongan di lidahmu
Menutupi kesalahan di jiwamu
Dan menampilkan iman dari mulutmu

Kata-katamu seolah kau seorang malaikat dari surga
Tapi kau menkhianatiku, seorang sahabatmu juga
Kau fikir kaulah yang paling benar
Tapi kau membuat dunia tak lagi bersinar

Kau membuat dunia berisi kebohonganmu
Berfikir semua orang kan menyayangimu
Tapi kini sahabatmu pun menjauh darimu
Karena tingkah lakumu

Kau selalu mengarang cerita
Seolah yang salah itu kita
Kau putuskan tali silaturahmi ini
Tapi kita telah meninggalkanmu kini

Menutupi kemunafikan di jiwa!
Dengan bermuka dua!



Masih banyak sih puisi gue yang lain, tapi males ah orang yang bacanya juga belum tentu ada eaaaa *meringis* *blo ga laku*

0 komentar:

Posting Komentar

 

The Sesame-Street♥ Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template